www.zejournal.mobi
Minggu, 14 Juli 2024

Bunuh Diri Dianggap Membangkang Sosialisme, Kim Jong-un Perintahkan Cegah

Penulis : Oca Publica News | Editor : Anty | Jumat, 16 Juni 2023 11:35

Pyongyang - Seorang bocah lelaki berusia 10 tahun di kota Hyesan, Provinsi Ryanggang, Korea Utara, bunuh diri menenggak racun tikus. Bocah tersebut tinggal bersama neneknya setelah orang tuanya mati kelaparan.

Pejabat lokal partai terkejut mengetahui bunuh diri tersebut. "Kasus ini membawa kesedihan yang luar biasa bagi semua orang yang melihatnya," kata seorang sumber kepada NK News, Selasa (6/6) sore.

Kasus sepekan lalu ini hanya satu contoh bunuh diri yang mengkhawatirkan Korut. Menurut Badan Intelijen Nasional Korea Selatan, yang dikutip Radio Free Asia, pada akhir Mei 2023 kasus bunuh diri di negeri sosialis itu naik sekitar 40 persen dibandingkan tahun lalu.

Data dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO, pada tahun 2020, ada 2.407 orang Korut mati bunuh diri. Rata-rata 8,20 orang mengakhiri paksa hidupnya per 100 ribu orang.

Pemimpin Korut Kim Jong-un telah mengeluarkan perintah rahasia kepada otoritas lokal untuk mencegah bunuh diri.

"Kim Jong-un secara resmi mendefinisikan bunuh diri sebagai tindakan pengkhianatan terhadap sosialisme," ujar sumber tersebut.

Perintah rahasia tersebut menjadi bahan utama pertemuan darurat di setiap provinsi. Para pemimpin komite partai di setiap tingkatan wajib mencegah bunuh diri dan mencari penyebabnya.

Di Kota Chongjin, Distrik Pohang, Provinsi Hamgyong Utara, pemimpin partai setempat berang setelah terungkap ada 35 kasus bunuh diri tahun ini. Salah satunya kasus satu keluarga mengakhiri hidupnya karena kelaparan.

Di Provinsi Ryanggang, peserta pertemuan komite mengaku sulit menemukan solusi yang tepat untuk mencegah bunuh diri. Menurut data, sebagian besar kasus disebabkan oleh kemiskinan dan kelaparan yang parah.

"Jadi, tidak ada yang bisa melakukan tindakan pencegahan saat ini karena menyangkut sistem sosial," ia menjelaskan.

Di Korut, rakyat mendapat jatah sembako dari hasil lahan pertanian komunitas. Jika panen buruk, warga komunitas itu dipastikan kelaparan.

Ironisnya, Korut mengeluarkan anggaran sangat-sangat besar untuk persenjataan nuklir mereka.

Di Ryanggang, pasangan berusia 60-an tahun menggantung diri di pohon. Lalu satu keluarga beranggotakan empat orang menelan potasium sianida setelah makan bersama persediaan terakhir mereka.

"Bunuh diri keluarga adalah tindakan pembangkangan terakhir terhadap sistem tanpa harapan ini," sang sumber menjelaskan --di Korut tidak ada sumber yang berani bicara tanpa disembunyikan identitasnya.

Kim Jong-un menekankan bahwa pejabat daerah harus bertanggung jawab atas pencegahan bunuh diri. Gagal mencegahnya, pejabat tersebut terancam hukuman kerja paksa hingga mati.

Jadi, pilih bunuh diri atau dihukum kerja paksa sampai mati?

"Bunuh diri jelas merupakan tantangan sosial di Korut dan pengkhianatan terhadap negara," sang sumber menandaskan. 


Berita Lainnya :


Anda mungkin tertarik :

Komentar

Kirim komentar anda dengan :



Tutup

Berlangganan Email

Dapatkan newsletter, kami kirimkan ke email anda

  


Keluar