www.zejournal.mobi
Kamis, 30 Mei 2024

Nilai Korupsi Bupati Mamteng Lebih Besar dari Harun Masiku

Penulis : Han Publica News | Editor : Anty | Kamis, 19 Januari 2023 10:59

Jakarta - KPK tidak hanya fokus mencari buron KPK, melainkan juga empat buron koruptor lainnya. Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan hal itu menjawab pertanyaan wartawan soal perkembangan pencarian politikus PDIP itu yang sudah lama.

"Untuk pencarian DPO, lima orang yang saat ini menjadi kewajiban KPK. Sekali lagi, tidak hanya Harus Masiku. Justru lebih besar (nilai korupsinya), misalnya Ricky Ham Pagawak," kata Ali kepada wartawan di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (16/1).

Baik Harun Masiku maupun Bupati nonaktif Mamberamo Tengah, Papua, itu masuk daftar pencarian orang (DPO). Menurut Ali, nilai korupsi Ricky Ham Pagawak lebih besar dibanding Harun Masiku. Namun Ali tidak menyebutkan berapa nilai korupsi Ricky maupun Harun.

Penyidik, Ali menambahkan, bahkan kembali menjerat Ricky dengan perkara pidana dugaan pencucian uang (TPPU). "Nah itu kan nilainya cukup besar, bahkan kemudian saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka TPPU," ujar Ali.

Ali menegaskan semua buron DPO terus dikejar. Soal proses pengejaran mereka tidak bisa dijelaskan karena sudah masuk ranah teknis.

"Tetapi yang pasti bahwa KPK tidak sendiri ketika melakukan pencarian, kami koordinasi dengan pihak Imigrasi, Bareskrim, dengan otoritas negara lain terus kami lakukan," Ali menjelaskan.

Harun 'menghilang' setelah penyidik KPK menyergap anggota KPU Wahyu Setiawan, eks anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina, dan kader PDIP Saeful Bahri secara terpisah di Jakarta pada 8 Januari 2020.

Sempat terjadi drama ketika penyidik mengejar Harun yang diduga bersembunyi di gedung Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta. Namun usaha penyidik terhalang oleh prosedur.

Adapun Ricky Ham Pagawak diduga kabur ke Papua Nugini.


Berita Lainnya :


Anda mungkin tertarik :

Komentar

Kirim komentar anda dengan :



Tutup

Berlangganan Email

Dapatkan newsletter, kami kirimkan ke email anda

  


Keluar